Tips Agar Hemat dalam Berbelanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir


Bagi para orang tua yang sedang menunggu kelahiran bayinya, kini pasti Anda tengah disibukkan dengan beragam persiapan, termasuk mempersiapkan perlengkapan bayi baru lahir. Ada beberapa perlengkapan atau barang yang memang sudah harus dimiliki para orang sebelum bayi tersebut lahir. Karena itu, para orang tua banyak menghabiskan waktu mereka untuk berelanja kebutuhan atau perlengkapan bayi.

Barang-barang perlengkapan bayi biasanya sangat lucu-lucu sehingga membuat para orang tua lapar mata dan memborong banyak barang untuk calon bayi mereka. Jika hal itu terjadi, bisa-bisa justru akhirnya akan terjadi pemborosan di sana-sini. Untuk itulah, orang tua harus bijak dalam berbelanja perlengkapan bayi agar dana yang dikeluarkan tidak menguras kantong.

Berikut adalah tips agar hemat dalam berbelanja perlengkapan bayi baru lahir:

Mengurangi Belanja Barang yang Biasa Didapatkan dari Kado

Orang tua seharusnya dapat memperkirakan barang-barang apa saja yang mungkin akan diberi oleh orang-orang ketika si buah hati lahir. Pada umumnya, kado yang diberikan pada bayi antara lain perlengkapan mandi bayi, selimut bayi, tas perlengkapan bayi, pakaian bayi, kaos kaki, dan juga sepatu bayi.

Dengan mengetahui barang-barang yang sekiranya akan banyak diterima pada saat kelahiran bayi yang diberikan sebagai kado oleh para saudara, rekan, maupun kolega, Anda akan dapat menghemat pengeluaran dalam berbelanja barang-barang tersebut.

Memilih untuk Beli Barang Multifungsi  Jangka Panjang

Sebaiknya orang tua memilih untuk membeli barang-barang yang bersifat multifungsi dalam berbelanja.  Misalnya saja, Anda membeli tempat tidur bayi yang berupa baby box yang memiliki kasur yang dapat digunakan hingga usia bayi mencapai 8 tahun. Atau Anda dapat membeli tempat makan untuk bayi yang bisa digunakan juga sebagai kursi duduknya hingga beberapa tahun ke depan.

Meskipun Anda harus mengeluarkan dana yang lebih banyak di awal, namun ini merupakan sebuah bentuk penghematan jangka panjang. Dengan membeli barang multifungsi yang dapat digunakan dalam jangka panjang, berarti orang tua telah belajar untuk menerapkan gaya hidup yang tidak konsumtif.

Menyewa Barang-barang yang Bukan Kebutuhan Utama 

Saat ini telah banyak terdapat penyewaan alat-alat perlengkapan bayi, terutama di kota-kota besar. Di sana tersedia beragam perlengkapan bayi dalam kondisi barang yang masih sangat baik, bersih, dan aman digunakan oleh bayi. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau untuk banyak kalangan.

Anda dapat menyewa barang-barang yang sekiranya bukan merupakan perlengkapan bayi baru lahir yang sifatnya utama. Anda data menyewa  beberapa barang yang sifatnya tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang seperti baby box, stroller, dan juga berbagai macam mainan yang dapat merangsang  perkembangan otak bayi.

Dengan menyewa perlengkapan bayi dari tempat penyewaan, para orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan banyak biaya untuk membeli beragam barang tersebut. Selain itu, Anda juga tidak harus repot mencari tempat untuk menaruh barang-barang perlengkapan bayi yang tidak digunakan lagi karena Anda hanya perlu mengembalikannya ke tempat penyewaan.

Mencari Barang Diskon

Orang tua yang sedang mencari perlengkapan bayi baru lahir sebaiknya memanfaatkan beragam barang diskonan untuk menghemat anggaran belanja. Jauh-jauh hari, Anda dapat mencari tahu kapan adanya diskon untuk barang-barang perlengkapan bayi. Anda dapat memanfaatkan diskon untuk membeli barang seperti popok bayi, tisu basah, sabun bayi dan perawatan bayi yang lainnya.

Itulah beberapa tips agar hemat dalam berbelanja perlengkapan bayi baru lahir yang dapat Anda coba.  Untuk melengkapi kebutuhan perlengkapan bayi Anda, pilihlah produk Mitu Baby. Mitu Baby telah dipercaya aman untuk digunakan dan jenis produknya pun lengkap. Ada Mitu Baby Diaper Rash Cream , Mitu Baby Changing diaper wipes, Mitu Baby Oil, dan lain sebagainya.

Belum ada Komentar untuk "Tips Agar Hemat dalam Berbelanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel