Menteri Susi: Ikan Lebih Sehat Dibanding Ayam, Ini Alasannya


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Provinsi Riau. Susi akan meresmikan operasional Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) yang berada di Selat Lampa.

Sebelum meresmikan, Susi mengajak ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Natuna dalam gerakan makan ikan bersama. Kepada anak-anak, dia berpesan agar sejak dini sudah mengkonsumsi ikan, mengingat ikan sendiri memiliki sumber protein yang baik dibandingkan dengan lainnya.

"Sudah makan ikan belum? Harus makan ikan dong katanya mau sehat. Lebih baik ikan daripada ayam karena ikan mengandung omega. Kalau tidak makan ikan ditenggelamkan seperti kapal pencuri ikan," kata Susi di Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Provinsi Riau, Senin (7/10/2019).

Susi Pudjiastuti juga berpesan agar para orang tua anak-anak SD ini, mulai memberikan asupan ikan kepada anak. Lantaran, mayoritas pendapatan dari masyarakat sekitar Kabupaten Natuna merupakan nelayan, jadi bukan perkara sulit untuk memberikan asupan ikan kepada anak-anaknya.

"Kalian makan ikan. Minta sama orang tua. Biar badan kalian enggak pendek-pendek kayak gini," imbuh Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Natuna, Kepulauan Riau pada Senin (29/1/2018). (LIputan6.com/Arthur Gideon)

Mendengar ucapan tersebut, para peserta pun sontak antusias dan berteriak kencang seolah mengiyakan pesan ajakan dari Susi. Beberapa yel-yel juga disuarakan oleh seluruh peserta yang dikomandoi langsung oleh salah satu guru mereka.

"Makan ikan? sehat! Makan ikan? kuat! Makan ikan? cerdas! Makan ikan? yes, yes, yes. Tidak makan ikan? tenggelamkan!," kata sang guru yang kemudian diikuti oleh para peserta.

Seperti diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri sudah lama membuat program dan sosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Upaya ini bertujun dalam meningkatkan gizi masyarakat Indonesia.

Belum ada Komentar untuk "Menteri Susi: Ikan Lebih Sehat Dibanding Ayam, Ini Alasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel